Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Demokrat: AHY Fokus Gebuk Mafia Tanah, Bukan Moeldoko

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 19:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat merespons momen berjabat tangan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko saat menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/2).

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Herzaky Mahendra Putra menegaskan bahwa ketua umumnya fokus mengikuti sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, bukan untuk Moeldoko.

“Mas Menteri AHY fokusnya menggebuk mafia tanah, bukan Moeldoko,” ujar Herzaky dalam keterangannya.


Herzaky menuturkan, ada tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan negara kepada AHY. Oleh sebab itulah, kerja-kerja kementerian lah yang menjadi fokus AHY.

“Kamipun mendukung penuh beliau melaksanakan tugas-tugas mulia dari negara,” tegasnya.

Adapun, lanjut Herzaky, mengenai momen salaman AHY dengan Moeldoko, itu menunjukkan adab dan etika bernegara yang luar biasa dari putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

“Bagaimana beliau tetap tenang dan berkenan salaman dengan sosok yang dulu mau membegal partai yang dipimpinnya, padahal sosok itu sampai hari ini tidak sekalipun meminta maaf dan merasa salah,” tuturnya.

Lebih jauh, Herzaky menyebut bahwa ketua umumnya tidak akan melupakan masa lalu Moeldoko yang pernah berupaya merebut kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

“Kalau ada ungkapan, forgiven but not forgotten, sedangkan bagi kami, kader-kader Demokrat, Moeldoko itu not forgiven and not forgotten,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya