Berita

Politikus Nasdem Syahrul Yasin Limpo/Net

Politik

Tanpa SYL, Suara Nasdem Justru Berkibar di Sulsel

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 16:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Menteri Pertanian sekaligus kader Nasdem, Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Oktober 2023 lalu.

SYL ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan sumber penerimaan uang sekitar Rp13,9 miliar, yakni berasal dari Biro Umum Sekjen sebesar Rp6,8 miliar, Badan Karantina Pertanian sebesar Rp5,7 miliar, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sebesar Rp1,4 miliar.

SYL yang putra asli Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil mengantarkan sukses Partai Nasdem di Sulsel pada Pileg 2019. Walaupun saat itu masih di bawah Golkar, namun partai besutan Surya Paloh itu turut memperoleh suara signifikan di Sulsel.


Namun pada perolehan suara sementara Pileg 2024, Nasdem justru meraih suara teratas di Sulsel menggeser Golkar. Provinsi yang beribukota di Makassar ini memiliki 3 daerah pemilihan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL dalam data real count KPU pukul 16.05 Wib, Nasdem memperoleh suara total di tiga dapil Sulsel sebanyak 521.83.

Dengan rincian, pada Dapil Sulsel I Nasdem memperoleh 136.969 suara, Dapil Sulsel II meraup 124.337 suara dan Dapil Sulsel III 260.589 suara.

Terdapat para caleg unggulan Nasdem di dapil Sulsel, di antaranya Fatmawati Rusdy, Rudianto Lallo, Teguh Iswara Suardi, Muallim Tampa, Rusdi Masse Mappasessu dan lain sebagainya.

Dengan ditambah efek ekor jas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, para Caleg Nasdem Sulsel bisa bertarung maksimal memenangkan partainya.

SYL yang termasuk tokoh berpengaruh di Sulsel, pernah menjabat gubernur dua periode, sejatinya bisa menambah pundi-pundi suara Nasdem di Sulsel jika tak menjadi tersangka. Namun di luar dugaan, suara Nasdem justru melejit usai SYL ditetapkan sebagai tersangka KPK.  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya