Berita

Yangwang U9/Net

Otomotif

Dibanderol Rp3,7 Miliar, Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Punya Kekuatan 1.287 Tenaga Kuda

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil listrik China yang sedang naik daun, BYD, kembali memperkenalkan produk terbarunya, supercar Yangwang U9.

Dibanderol dengan harga 1.680.000 euro atau setara 233.450 dolar AS (sekitar 3,7 miliar rupiah) Yangwang U9 menjadi salah satu supercar listrik pertama di China.

BYD mengklaim U9 mampu berakselerasi 0-97 km/jam hanya dalam 2,36 detik, berkat empat motor listrik yang menghasilkan 1.287 tenaga kuda.  


Powertrain dahsyat ini bahkan dikatakan dapat mendorong raksasa berbobot 2.475 kg ini hingga kecepatan tertinggi sekitar 309 km/jam.  

Arena EV melaporkan, tidak seperti kebanyakan supercar yang menggunakan bahan kimia baterai yang mewah dan mahal, U9 mengandalkan baterai lithium iron phosphate "Blade" dari BYD yang lebih terjangkau.  

Dengan kapasitas hanya 80 kWh, jangkauannya bukanlah terobosan baru, BYD mengklaim jarak tempuhnya sekitar 467 km, kemungkinan besar setara dengan siklus CLTC Tiongkok.  

Salah satu poin minus dari baterai LFP adalah bobotnya yang 633 kg.  Secara keseluruhan, bobot U9 hampir 227 kg lebih berat dari Tesla S Plaid dan sekitar 68 kg lebih berat dari Lucid Air Sapphire.

Terlepas dari semua fiturnya, interior U9 dinilai sedikit mengecewakan. Tiga layar tebal dan tampak kuno serta roda kemudi yang besar tidak mencerminkan supercar modern. Namun setidaknya mobil itu dikemas dengan teknologi, menggembar-gemborkan parkir otonom dan sistem kokpit cerdas bertenaga Qualcomm.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya