Berita

Ilustrasi pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS)/RMOL

Politik

Diduga Ada Pengerahan ASN, KPU Diminta PSU Pileg di Pasaman dan Pasbar

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 09:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan pengerahan aparatur sipil negara (ASN) diendus masyarakat di Pasaman dan Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) didesak untuk melakukan pemungutan dan penghitungan suara ulang (PSU).

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menemukan pengerahan ASN oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasaman dan Bupati Pasbar untuk pemenangan calon anggota legislatif (caleg) dari partai politik (parpol) tertentu.

Habib Syakur mendesak dilakukan PSU khusus Pileg 2024 di wilayah Dapil 2 Sumatera Barat yang meliputi Pasaman dan Pasbar. Karena Pj Bupati Pasaman Sabar AS merupakan politikus Partai Demokrat, sedangkan Bupati Pasbar Hamsuardi adalah politikus Partai Amanat Nasional (PAN).


"Saya merekomendasikan agar dilakukan PSU untuk pemilu legislatif di Pasaman dan Pasbar, karena di dua daerah ini kuat dugaan pengerahan ASN untuk pemenangan caleg-caleg tertentu," kata Habib Syakur dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/2).

Habib Syakur menduga bahwa di Dapil 2 Sumbar itu sangat kental nuansa kolusi, dimana ada instruksi dari Pj Bupati Pasaman dan Bupati Pasbar untuk mendukung caleg-caleg yang merupakan kader sesama partainya.

"Patut diduga di wilayah Sumbar dua banyak keberpihakan Pj Bupati terhadap kader partai yang diusungnya. Maka bagaimana pun ini pelanggaran, dan saya minta komitmen presiden menindak Pj Bupati yang tidak netral, gitu loh," tegas Habib Syakur.

Lebih lanjut, dia enggan Pemilu 2024 yang berlangsung damai ini ternodai oleh ulah kepala daerah yang diduga kuat bermain politik, dengan menyeret-nyeret ASN terlibat dalam politik praktis.

"Maka sekali lagi saya rekomendasikan pemungutan suara ulang untuk Pileg," jelasnya.

"Saya juga minta dilakukan perbaikan Sirekap, dan koreksi perolehan suara caleg yang ada sekarang. Gitu aja sudah," demikian Habib Syakur menambahkan.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya