Berita

Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono/RMOLJateng

Politik

Raup 75 Ribu Suara, Langkah Mantan Bupati Karanganyar ke Senayan Makin Ringan

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 01:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, diprediksi mampu menembus Senayan. Hal ini diperkuat dengan hasil perolehan suara melalui situs web pemilu2024.kpu.go.id yang dipantau Kantor Berita RMOLJateng, pada Minggu (25/2) pukul 20.00 WIB. Di mana politikus kelahiran Desa Kaliboto ini telah meraup 75.753 suara.

Bahkan, Juliyatmono yang berangkat dari Daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri ini mengaku, berdasarkan hitungan C1 dari partai, suaranya mencapai 100 ribu lebih by name.

"Itu kita tunggu. Karena yang (hitungan) manual itu yang konkret, karena semua punya saksi kemudian direkap," paparnya, Minggu (25/2).


Sedangkan quick count adalah alat bantu yang bisa memudahkan melihat lebih cepat dan biasanya hasilnya tidak terlalu jauh dari hasil KPU.

"Untuk quick count biasanya hasilnya tidak terlalu jauh dan itu juga direkomendasi oleh KPU," lanjut Juliyatmono.

Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran 29 Juli 1966 ini sempat mengajar sebagai guru di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Rekam jejak karier politik Juliyatmono dimulai saat mengikuti pemilu pertama pada 1997. Kemudian karena reformasi di tahun 1998 maka pemilu dipercepat di tahun 1999.

Hingga akhirnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar pada 2004-2009, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar (2009-2013)

Namun demikian, Sekretaris Partai Golkar Jawa Tengah ini sempat dua kali gagal saat mengikuti pemilihan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pertama sebagai wakil bupati berpasangan dengan Sadewo.  

"Saat itu pemungutan suara belum dilakukan secara langsung, namun pemilihan masih dipilih oleh DPRD ," lanjut Juliyatmono.  

Tak patah semangat, Juliyatmono kemudian sebagai calon bupati berpasangan dengan Kismiyadi. Saat itu pemilihan sudah dilaksanakan secara langsung oleh rakyat. Namun keberuntungan belum di pihaknya.

Pantang menyerah, akhirnya Juliyatmono bisa menjabat sebagai Bupati Karanganyar selama dua periode. Periode pertama pada 2013-2018 dan periode kedua 2018-2023.

"Akhirnya saat pilkada tahun 2013 berpasangan dengan Rohadi Widodo berhasil menang. Periode berikutnya (2018) bersama dengan pak Rober dan habis masa jabatan 16 Desember 2023 lalu," pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya