Berita

Seekor gajah Sumatera yang ditemukan mati di perkebunan Transmigrasi Panton Limeng, Gampong Aki Neungoh, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh/Ist

Nusantara

Gajah Sumatera Mati Tersengat Listrik di Pidie Jaya

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 18:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seekor gajah Sumatera yang diperkirakan berusia 13 tahun ditemukan mati akibat tersengat listrik di perkebunan Transmigrasi Panton Limeng, Gampong Aki Neungoh, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, pada Selasa (20/2).

"Kami mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat,“ kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Gunawan Alza dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (25/2).

Menurut Gunawan, setelah mendapatkan informasi, pada hari yang sama, petugas BKSDA Resort Wilayah 6 Sigli langsung menuju lokasi. Kemudian dilakukan pemeriksaan terkait kematian gajah liar tersebut.


"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gajah tersebut berjenis kelamin jantan," ujar Gunawan.

Proses pemeriksaan melibatkan tim dokter hewan dari BKSDA Aceh, Resort RKW 6 Sigli dan PKSL FKH USK. Kegiatan tersebut juga melibatkan pihak fauna & flora, Ranger Gunong Pala dan pihak keamanan setempat.

"Tim melakukan nekropsi (bedah bangkai) dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengetahui penyebab kematian gajah" ujar Gunawan.

Menurut Gunawan, di lokasi ditemukannya gajah mati, terdapat pagar listrik yang mengelilingi kebun masyarakat. Diduga, pagar inilah yang menyebabkan kematian gajah.

"Saat diperiksa bangkai gajah sudah mengalami outolisis (pembusukan organ)," ujar Gunawan.

Saat ditemukan, kata Gunawan, kaki gajah masih terlilit kawat listrik dan sepasang gadingnya masih utuh. Gading tersebut sudah diamankan oleh tim BKSDA Aceh.

Gunawan mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan  bedah bangkai hewan, yang dilakukan secara makroskopis (mata telanjang), dipastikan kematian gajah liar karena tersengat arus listrik.

Gunawan mengatakan, sampel organ dalam sudah mengalami pembusukan. Sehingga tidak dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium.

"Hasil pemeriksaan organ pencernaan dan lambung tidak menemukan benda-benda asing seperti racun," tutup Gunawan.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya