Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri/Net

Politik

Jika Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, PDIP Harga Mati Oposisi

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 23:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diprediksi kuat akan menjadi oposisi, apabila pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 adalah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pengamat politik dari Citra Institute Efriza mengamati, kemungkinan PDIP menjadi koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran sangat kecil, karena terdapat beberapa hal dari pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 yang menjadi alasannya.

"Kalo PDIP jelas sudah harga mati menjadi oposisi," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/2).


Dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu menduga, Prabowo dan Gibran ketika menjalankan roda pemerintahan akan kesulitan, apabila PDIP menjadi oposisi.

Kemungkinan, Efriza memperkirakan Prabowo dan Gibran akan bernegosiasi dengan PDIP yang kemungkinan besar masih akan menguasai parlemen, ketika hendak memuluskan realisasi kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan dibahas bersama DPR RI.

"Jadi PDIP hanya diajak berdialog saja dalam proses di parlemen oleh Prabowo, agar tak terjadi konflik dan semakin terbuka konflik antar pemerintahan baru ini dengan PDIP," tuturnya.

"Meski begitu, parlemen akan banyak berisik karena Ketua Parlemennya dari PDIP," demikian Efriza menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya