Berita

Presiden AS Joe Biden memeluk Yulia Navalnaya, istri Alexei Navalny, di San Francisco, pada hari Kamis, 22 Februari 2024/Net

Global

Momen Haru Biden Bertemu Istri dan Anak Mendiang Navalny

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 15:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mengumumkan sanksi baru untuk Rusia, Presiden Amerika Serikat Joe Biden melakukan pertemuan dengan istri dan anak Alexei Navalny di sebuah hotel di San Francisco pada Kamis (22/2).

Melalui postingan di media sosial, Biden terlihat memeluk Yulia Navalny (istri) dan mencondongkan tubuh ke depan saat berbicara dengan putri Navalny Dasha.

Biden memuji kedua wanita itu karena memiliki keberanian yang sama seperti Navalny, sosok oposisi yang menentang pemerintahan Rusia di bawah Vladimir Putin.


"Kedua wanita itu meniru keberanian luar biasa Navalny," kata Biden, seperti dimuat Reuters.

Biden sendiri ikut larut dalam kesedihan, dia tampaknya mengingat bagaimana istri pertama dan bayinya tewas dalam kecelakaan mobil tahun 1972. Kemudian saat putranya Beau meninggal karena kanker pada tahun 2015.

Navalny, yang meninggal pada 16 Februari lalu diduga diracuni oleh  agen saraf era Soviet pada tahun 2020, kemudian dipenjara pada tahun 2021 setelah kembali ke Rusia.

Dia dijatuhi hukuman 19 tahun penjara atas tuduhan ekstremisme dan dikirim ke IK-3, sebuah penjara paling keras yang dikenal dengan "Serigala Kutub".

Ibu Navalny, Lyudmila Navalnaya melakukan perjalanan ke wilayah paling Timur Rusia pada pagi hari setelah kematian putranya diumumkan, berharap dapat mengambil jenazahnya.

Amerika Serikat mendukung upaya ibu Navalny untuk mengambil jenazahnya karena pihak berwenang Rusia akan memakamkannya secara diam-diam.

Sebagai dukungan, AS mengumumkan sanksi baru terhadap lebih dari 500 sasaran Rusia untuk menandai ulang tahun kedua invasi ke Ukraina dan sebagai tanggapan atas kematian Navalny.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya