Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Bisnis

Luhut: BBM Euro 5 Bisa Pangkas Subsidi Energi Hingga Rp50 T

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 07:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penggunaan bahan bakar beremisi rendah, Euro 5, diperkirakan dapat mengurangi beban subsidi energi hingga Rp20 triliun-Rp50 triliun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam unggahan di Instagram resminya, dikutip Kamis (22/2).

Menurut Luhut, saat ini pemerintah tengah mengupayakan peralihan penggunaan bahan bakar tersebut, dengan pengerjaan yang sedang digencarkan oleh Pertamina.


"Kita sedang pikirkan sekarang bagaimana kita lari kepada bahan bakar ini pada Euro 4 dan Euro 5. Kenapa? Itu sulfurnya supaya rendah. Itu sekarang sudah dikerjakan Pertamina," jelas Luhut.

"Saya kira tim saya dengan Petamina sedang kerjakan. Malah dari kemarin saya dapat info, ini lagi dihitung lagi ya. Itu akan mengurangi subsidi kita mungkin bisa sampai Rp20 triliun sampai Rp50 triliun," sambungnya.

Selain kajian BBM, pemerintah juga disebut terus mendorong lebih banyak kendaraan listrik di sektor transportasi publik di dalam negeri untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Kita bangun MRT, perbanyak bus listrik. Begitu juga sepeda motor, kita berikan insentif yang bagus," lanjutnya.

Seluruh upaya tersebut, kata Luhut, dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi. Ia pun berharap agar kualitas udara Indonesia,khususnya Jakarta dapat kembali sehat dan meningkat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya