Berita

Sutrisno Pangaribuan/Net

Politik

Punya Prinsip, PDIP Diyakini Akan Kokoh di Barisan Oposisi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 20:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemenang pilpres 2024 sesungguhnya masih belum diketahui. Sebab, hasil penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejauh ini masih berjalan dengan berbagai dinamika yang ada.

Demikian disampaikan politisi muda PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan berkaitan dengan berbagai pendapat yang seolah sudah melegitimasi kemenangan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024.  Pun demikian, jika Prabowo-Gibran pada akhirnya dinyatakan sebagai pemenang, Sutrisno yakni PDI Perjuangan akan tetap kokoh pada prinsip politik mereka untuk berjalan di barisan oposisi.

“Jika Pemilu yang penuh dengan kecurangan akhirnya dimenangkan oleh mantan menantu penguasa orde baru, Presiden Soeharto; yakni Prabowo Subianto dan anak dari penguasa neo orde baru, Presiden Joko Widodo; yaitu Gibran Rakabuming Raka. Maka PDIP pasti akan berada di luar pemerintahan. PDIP tidak akan mengikuti langkah Golkar, PAN, Gerindara, Demokrat yang semula lawan politik Joko Widodo, namun kemudian menjadi pendukung utama,” katanya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Kamis (22/2).


Sutrisno menegaskan, PDI Perjuangan merupakan satu- satunya partai politik di Indonesia yang paling berpengalaman di luar pemerintahan (oposisi).

“Selama orde baru 32 tahun, kemudian selama kepemimpinan SBY 10 tahun menjadi bukti bahwa PDIP tidak akan goyah akan godaan kekuasaan. Berada di luar pemerintahan membuat PDIP makin solid, kokoh, kuat, dan tangguh,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya