Berita

Pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym/Net

Politik

Aa Gym dan Tokoh Agama Minta Masyarakat Sabar Tunggu Hasil Pemilu

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 17:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ulama asal Jawa Barat, Abdulah Gymnastiar atau yang kerap disapa Aa Gym, mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan menunggu hasil pemilu secara resmi yang dikeluarkan oleh KPU.

Pun diimbau untuk tidak menunjukkan sikap-sikap yang justru bisa memicu masalah baru di masyarakat.

"Saudaraku sebangsa dan setanah air, proses pilpres sudah berlangsung. Sambil menunggu keputusan dari KPU, sebaiknya kita sama-sama menahan diri. Jangan sampai ada sikap-sikap yang bisa menambah masalah baru. Semua pihak, kita ini satu keluarga besar di negeri ini," ucap Aa Gym, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (22/2).


Selain Aa Gym yang merupakan tokoh umat muslim, Sekretaris DPW Majelis Umat Kristen (MUKI) Sulut, Pdt Alfrets Daleno, juga mengatakan bahwa saat ini, tepatnya usai Pemilu 2024, sikap sportivitas perlu untuk dikedepankan. Pasalnya perbedaan menjadi hal yang manusiawi, tetapi tidak membawa pada perpecahan.

“Kami tokoh agama Kristen menyuarakan pemilu damai tersebut bukan hanya pada tindakan saat pemilu, tetapi lebih mengimbau pada kegiatan gerejawi melalui khotbah di gereja dan tempat-tempat ibadah usai pemilu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua JQH NU Sulut, Ustaz Barokah Zaenal Alam, juga sepakat bahwa pasca-Pemilu 2024, gaung perdamaian harus terus dilakukan meski pemilu sudah lewat. Karena hal tersebut akan lebih menyuarakan dan melakoni keharmonisan di tengah perbedaan pemilihan saat pesta demokrasi usai.

“Lebih masif menyuarakan perbedaan untuk persatuan dan kesatuan pada kepentingan bersama agar lebih harmonis menjadi utama disampaikan,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya