Berita

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez di Rabat pada Rabu, 21 Februari 2024/Net

Dunia

Temui Raja Maroko, PM Spanyol Tekankan Dukungan terhadap Otonomi Sahara Barat

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 14:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan bilateral digelar antara Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez dan Raja Maroko Mohammed VI di Rabat pada Rabu (21/2).

Dalam kesempatan itu, Sánchez menegaskan kembali posisi Spanyol dalam mendukung rencana otonomi Maroko terkait sengketa Sahara Barat.

Selain itu Sánchez juga menyoroti konflik militer di Jalur Gaza dan mendorong gencatan senjata segera diraih.


"Kita juga harus menjamin akses terhadap bantuan kemanusiaan. Pekerjaan UNRWA di Timur Tengah sangat mendasar, dan Spanyol telah membela hal ini,” ujarnya di konferensi pers Rabat.

Lebih lanjut, Sánchez turut membahas kerjasama untuk menekan lonjakan migrasi yang terjadi di Kepulauan Canary.

Dalam beberapa tahun terakhir, Maroko telah berupaya mencegah penyeberangan perbatasan ke dua eksklave Spanyol di Afrika Utara, Ceuta dan Melilla, dan penyeberangan perahu melalui Selat Gibraltar.

Kendati demikian, menurut data Kementerian Dalam Negeri Spanyol, telah ada 11.704 migran yang tiba di Canaries pada 15 Februari, naik enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Spanyol dan Maroko menjalin hubungan bisnis dan politik yang erat karena warga Maroko merupakan komunitas asing terbesar di Spanyol.

Negara Eropa ini merupakan investor asing terbesar di Maroko. Sánchez terakhir kali mengunjungi Maroko pada Februari 2023, namun tidak bertemu dengan Mohammed.








Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya