Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia Bantah Kirim Senjata Nuklir ke Ruang Angkasa

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 17:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tuduhan Amerika Serikat tentang penempatan senjata nuklir Moskow di ruang angkasa, dibantah keras oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam sebuah pernyataan, Putin menekankan bahwa negaranya jelas menentang keras tindakan yang membahayakan banyak pihak, sehingga penempatan nuklir tidak akan pernah dilakukan.   

“Posisi kami jelas dan transparan: Kami selalu menentang dan kini menentang penempatan senjata nuklir di ruang angkasa,” tegasnya, seperti dimuat AFP pada Rabu (21/2).


Lebih lanjut, Putin menyampaikan bahwa aktivitas ruang angkasa Rusia tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan negara lain, termasuk AS.

Moskow juga disebut sangat terbuka untuk bekerjasama dengan semua pihak di bidang antariksa.

"Kami mendesak tidak hanya kepatuhan terhadap semua perjanjian yang ada di bidang ini, namun juga menawarkan untuk memperkuat kerja sama ini berkali-kali,” kata Putin.

Laporan New York Times menyebut bahwa intelijen AS mengendus upaya Rusia yang ingin mengembangkan senjata nuklir anti-satelit di ruang angkasa.

Jika benar dilakukan maka senjata itu akan mengganggu segala hal mulai dari komunikasi militer hingga layanan transportasi berbasis telepon.

Mengomentari tuduhan AS, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan proyek senjata nuklir ruang angkasa itu tidak pernah ada.

Itu adalah cara Gedung Putih menakut-nakuti anggota parlemen AS agar mengalokasikan lebih banyak dana untuk Ukraina.

"Pertama, tidak ada proyek seperti itu (senjata nuklir di ruang angkasa). Kedua, Amerika tahu bahwa hal ini tidak ada,” kata dia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya