Berita

Penutupan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, depan kantor KPU RI, Rabu siang (21/2)/RMOL

Politik

Kantor KPU RI Dipagari Barier Beton, 7 Komisioner Tak Ngantor

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suasana di kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sepi kegiatan, setelah diinformasikan akan ada aksi demonstrasi besar-besaran. Kondisi ini mengharuskan pengamanan  diperketat.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu siang (21/2), hingga pukul 11.45 WIB belum nampak massa aksi yang datang.

Informasinya, massa aksi dari tujuh kelompok berbeda akan menggeruduk Kantor KPU RI secara bergantian mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB, untuk memprotes pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 yang diduga terdapat kecurangan.


Aparat polisi menyiapkan pagar pembatas di sekitar Jalan Imam Bonjol, untuk menutupi jalur masuk ke Kantor KPU RI menggunakan alat berat forklift.

Pagar yang dipakai adalah barier beton berjeruji setinggi 1,8 meter, dan disusun di sepanjang Jalan Imam Bonjol mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga di bagian tengah pemisah dua arus jalan yang berlainan arah, sehingga Kantor KPU RI nampak dilapisi pagar pembatas tersebut.

Sementara, jalur Jalan Imam Bonjol yang mengarah ke Jalan Diponegoro juga ditutup polisi, namun tidak menggunakan barier beton berjeruji setinggi 1,8 meter, melainkan menggunakan barier plastik warna oranye yang bisa diisi air setinggi 70 centimeter.

Di bagian dalam, juga tidak nampak mobil tujuh komisioner KPU RI terparkir. Bahkan, hingga berita ini dinaikan, tidak ada satupun komisioner yang berkantor.

Belum ada konfirmasi dari petinggi KPU RI mengenai giat demonstrasi yang akan dilakukan sejumlah kelompok masyarakat hingga siang ini.

Yang jelas, tujuh kelompok yang akan menggelar aksi di antaranya Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Rumah Demokrasi Indonesia, Jaringan Aliansi Nasional dan Forum Pemuda Indonesia, Pemuda Pilar Demokrasi Indonesia (PPDI), Aliansi Mahasiswa Indonesia, dan Poros Buruh untuk Perubahan Anies-Muhaimin 2024-2029.

Total jumlah massa dari tujuh kelompok yang akan mengikuti aksi hari ini, diperkirakan mencapai ribuan orang.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya