Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

GVDN: Orang yang Divaksinasi Covid Memiliki Peningkatan Risiko Penyakit Saraf

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penelitian mengenai efek samping vaksin Covid-19 terus dilakukan, salah satunya oleh ilmuwan yang tergabung dalam studi Jaringan Data Vaksin Global (GVDN) yang dilakukan terhadap 99 juta orang di delapan negara.

Penelitian, yang pertama kali diterbitkan dalam jurnal medis Vaccine pada 12 Februari, mengamati 13 kondisi yang berhubungan dengan neurologis, darah, dan jantung, yang disebut kejadian buruk yang menjadi perhatian khusus.

Para peneliti mengamati 99.068.901 individu yang divaksinasi dari sepuluh lokasi di delapan negara.


“Besarnya populasi dalam penelitian ini meningkatkan kemungkinan mengidentifikasi potensi sinyal keamanan vaksin yang langka,” kata Kristyna Faksova, penulis utama studi tersebut dari Statens Serum Institut di Kopenhagen, Denmark, seperti dikutip dari RT.

Menurut GVDN, penelitian ini mengamati insiden miokarditis (radang otot jantung) dan perikarditis (radang kantung jantung) yang lebih besar dibandingkan yang diperkirakan di antara mereka yang menggunakan suntikan Pfizer/BioNTech dan Moderna.

Vaksin Moderna juga memiliki tingkat ensefalomielitis akut (ADEM, peradangan dan pembengkakan di otak dan sumsum tulang belakang) yang lebih tinggi, dengan tujuh kejadian yang diamati dibandingkan dengan dua kejadian yang diperkirakan terjadi dalam waktu 42 hari setelah suntikan pertama.

Sinyal keamanan untuk miokarditis diidentifikasi secara konsisten setelah tiga dosis pertama suntikan mRNA, dengan rasio tertinggi setelah dosis kedua. Tanda-tanda perikarditis juga muncul setelah dosis pertama dan keempat mRNA-1273 dan juga diamati setelah dosis ketiga vaksin vektor virus Oxford/Astra Zeneca.

Menurut studi tersebut, penerima vaksin ChAdOx1 mengalami 190 kejadian Sindrom Guillain-Barré (GBS) yang diamati dibandingkan dengan 76 kejadian yang diperkirakan, dan 69 kejadian trombosis sinus vena serebral (CVST, sejenis bekuan darah di otak) yang diamati dibandingkan dengan perkiraan 21 kejadian.

GVDN telah mempublikasikan hasilnya kepada publik di  dasbor data interaktifnya , bersamaan dengan peringatan untuk tidak terlalu banyak membaca korelasi dan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif.

“Dengan membuat dasbor data tersedia untuk umum, kami dapat mendukung transparansi yang lebih besar, dan komunikasi yang lebih kuat kepada sektor kesehatan dan masyarakat,” kata salah satu direktur GVDN, Helen Petousis-Harris.

Penelitian ini merupakan bagian dari Proyek Keamanan Vaksin Covid Global GVDN dan didanai sepenuhnya oleh hibah sebesar 10 juta dolar AS dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya