Berita

Apel siaga ratusan personel polisi, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu pagiĀ (21/2)/RMOL

Politik

Ada Aksi 7 Kelompok Protes Gelaran Pemilu 2024, Pengamanan Bawaslu Kembali Dipertebal

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi demonstrasi memprotes gelaran pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 akan dilakukan 7 kelompok masyarakat hari ini. Penebalan pengamanan di kantor Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) kembali dipertebal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, kelompok-kelompok yang akan menggelar aksi bakal menyuarakan kekecewaannya terhadap pelaksanaan Pemilu 2024, yang mereka duga terdapat kecurangan.

Tujuh kelompok yang akan menggelar aksi di antaranya Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Rumah Demokrasi Indonesia, Jaringan Aliansi Nasional dan Forum Pemuda Indonesia, Pemuda Pilar Demokrasi Indonesia (PPDI), Aliansi Mahasiswa Indonesia, dan Poros Buruh untuk Perubahan Anies-Muhaimin 2024-2029.


Total jumlah massa dari 7 kelompok yang akan mengikuti aksi hari ini, diperkirakan mencapai ribuan orang, dan dijadwalkan akan berdemonstrasi di Kantor Bawaslu RI dan juga KPU RI, mulai pukul 09:00 WIB hingga 13:00 WIB.

Hingga saat ini, terpantau di Kantor Bawaslu RI ratusan personel polisi disiagakan untuk mengamankan objek vital milik pemerintah ini.

Nampak personel dari satuan Brimob, Sabhara, Satuan Reserse dan Kriminal Polri, serta Polisi Wanita (Polwan) mulai melakukan apel siaga yang dipimpin Wakil Kepala Polisi Resor (Wakapolres) Metro Jakarta Pusat, AKBP Anton Elfrino Trisanto.

"Perkiraan (massa aksi) 1.000 orang, dimulai jam 9 dan akan ke Kantor KPU dulu. Aksi terkait hasil penghitungan suara dan (dugaan) kecurangan dalam pemilu. Harap tidak terpancing," begitu Anton berpesan dalam apel siaga kepada ratusan personel yang bertugas.

Selain menyiagakan ratusan personel, kendaraan taktis (Rantis) juga telah disiapkan polisi, seperti mobil pengurai massa (Raisa), Baracuda, Water Cannon, hingga mobil pemadam kebakaran.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya