Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Elon Musk Klaim Manusia Pertama yang Ditanami Chip Neuralink Mampu Gerakkan Mouse Hanya dengan Pikiran

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasien manusia pertama yang ditanami chip otak dari Neuralink dinyatakan pulih sepenuhnya dan mampu mengendalikan mouse komputer menggunakan pikiran mereka.

Hal itu disampaikan Elon Musk selaku pendiri startup tersebut dalam acara Spaces di platform media sosial X, Senin malam (19/2).

"Kemajuannya bagus, dan pasien tampaknya telah pulih sepenuhnya, tanpa efek buruk yang kami sadari. Pasien mampu menggerakkan mouse di sekitar layar hanya dengan berpikir," kata Musk, seperti dimuat Reuters.


Musk mengatakan Neuralink kini berusaha membuat pasien tersebut mampu melakukan klik pada tombol mouse sebanyak mungkin.

Neuralink, perusahaan rintisan milik Elon Musk, menyatakan telah mengembangkan implan otak yang dirancang untuk membantu manusia menggunakan sinyal saraf mereka untuk mengendalikan teknologi eksternal. Perusahaan bertujuan untuk memulihkan kemampuan yang hilang seperti penglihatan, fungsi motorik, dan ucapan.

Neuralink berhasil menanamkan chip pada pasien manusia pertamanya bulan lalu, setelah menerima persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk perekrutan uji coba pada manusia pada September 2023.

"Penelitian ini menggunakan robot untuk memasang implan antarmuka otak-komputer melalui pembedahan di wilayah otak yang mengontrol niat untuk bergerak," kata Neuralink, seraya menambahkan bahwa tujuan awalnya adalah memungkinkan orang mengendalikan kursor komputer atau keyboard menggunakan pikiran mereka.

Musk memiliki ambisi besar untuk Neuralink, dengan mengatakan bahwa Neuralink akan memfasilitasi pemasangan perangkat chipnya secara bedah untuk mengatasi kondisi seperti obesitas, autisme, depresi, dan skizofrenia.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya