Berita

Pernyataan Pangeran William di X terkait Gaza/Net.

Dunia

Pangeran William Menyerukan Diakhirinya Pertempuran di Gaza Sesegera Mungkin

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertempuran di Jalur Gaza yang telah memakan ribuan korban jiwa mendapat perhatian khusus dari Pangeran William.

Dalam pernyataannya yang ia tulis dengan tulisan putih berlatar hitam di media sosial X pada Selasa (20/2), Pangeran Inggris menyerukan agar pertempuran di Jalur Gaza diakhiri sesegera mungkin.

“Terkadang, hanya ketika dihadapkan pada besarnya penderitaan manusia, pentingnya perdamaian permanen baru disadari,” kata William.


Ini adalah intervensi politik yang jarang dilakukan oleh pewaris takhta Inggris.

William menggunakan bahasa yang hati-hati yang berfokus pada kemanusiaan universal daripada memihak.  

Kementerian Luar Negeri Inggris telah diberi pengarahan mengenai pernyataan tersebut dan keterlibatannya.?

Dikutip dari 9News, pernyataan William juga mencatat adanya korban jiwa yang sangat besar sejak serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan dan sangat diperlukannya peningkatan dukungan kemanusiaan untuk Gaza.

PBB telah memperingatkan akan meningkatnya kekurangan gizi di beberapa bagian Gaza karena sedikitnya bantuan yang diperbolehkan masuk ke wilayah tersebut.

William melakukan perjalanan resmi pertama ke Israel dan Tepi Barat yang diduduki pada tahun 2018.

Kunjungan tersebut, yang dilakukan atas nama pemerintah Inggris, mencakup pembicaraan terpisah dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

“Bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, kita tidak boleh menyerah," kata William.

“Saya terus berpegang teguh pada harapan bahwa masa depan yang lebih cerah dapat ditemukan dan saya menolak untuk menyerah pada hal itu," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya