Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas saat menyampaikan pemaparannya di Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2024, 20 Februari 2024/YouTube: Kemendag RI

Nusantara

Bangunan Belum Siap, Kementerian PANRB Ralat Jumlah ASN yang Pindah ke IKN Tahun Ini

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meralat jumlah ASN yang akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun ini.

Awalnya Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, menyebut ada sekitar 17 ribu orang yang akan pindah ke IKN pada tahun 2024, tetapi angka tersebut kemudian diralat menjadi hanya 6.000 orang.

Hal tersebut disampaikan Anas dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, pada Selasa (20/2).


"IKN ini semula yang akan pindah di tahun ini totalnya kurang lebih 17 ribu orang. Tetapi setelah kita lihat tempat dan lain sebagainya, ternyata tidak siap untuk 17 ribu orang," kata Anas dalam pemaparannya secara virtual.

Menurutnya, kesiapan tempat di IKN menjadi salah satu hal yang membuat mereka terpaksa menurunkan jumlah orang yang akan dipindahkan ke ibu kota baru itu.

"Yang siap kurang lebih sekitar 6.000-an orang dilihat dari kesiapan tempat, dan lokasi yang ada di IKN," jelasnya.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Menteri PANRB itu melaporkan kondisi di IKN, di mana terdapat 47 tower dengan 1 tower 60 unit, yang akan segera diisi oleh ASN, TNI/polri, Eselon I, dan sebagainya.

Selain itu, sambung Anas, para ASN di IKN nantinya juga masih harus berbagi kantor dengan staf K/L yang lain.

"Kantornya nanti juga tidak seperti kantor kita sekarang di mana kantornya 1 orang 1 meja, ke depan konsepnya share sharing jadi sistem pemerintah berbasis elektronik sudah jalan, sistem kerjanya juga basisnya ke depan akan sangat efektif share office, share system," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya