Berita

Presiden Brasil, Lula da Silva/Net

Dunia

Tak Terima Dipersona Non Grata, Lula Tarik Dubes Brasil dari Israel

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah dinyatakan persona non grata oleh pemerintah Israel, Presiden Brasil, Lula da Silva akhirnya menarik duta besarnya dari Tel Aviv.

Mengutip laporan surat kabar Folha de S.Paulo pada Selasa (20/2), Duta Besar Brasil untuk Israel Frederico Meyer diminta kembali ke negaranya untuk keperluan konsultasi.

Dikatakan, bahwa keputusan tersebut diambil setelah Dubes Meyer dipanggil oleh pihak Kementerian Luar Negeri Israel terkait pernyataan Lula.


Pada Minggu (18/2), Lula menyebut kejahatan Israel di Jalur Gaza setara dengan apa yang dilakukan Hitler terhadap orang-orang Yahudi atau disebut dengan peristiwa Holocaust.

"Apa yang terjadi di Jalur Gaza dengan rakyat Palestina pernah terjadi di masa lalu. Faktanya itu memang mirip dengan ketika Hitler memutuskan untuk membunuh orang-orang Yahudi,” kata Lula pada pertemuan puncak Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia.

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam pernyataan presiden Brasil tersebut dan segera memanggil Dubes Meyer untuk diberi teguran keras.

Keesokan harinya pada Senin (19/2), Menteri Luar Negeri Israel Katz menyatakan presiden Brasil persona non grata sampai dia meminta maaf dan menarik kembali ucapannya.

Utusan khusus Lula da Silva untuk urusan internasional, Celso Amorim, merespon keputusan Israel dengan mengatakan bahwa Lula tidak berniat meminta maaf.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya