Berita

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Tidak Siap Puasa Kekuasaan, Partai Menengah Berpeluang Gabung Koalisi Pemenang

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah parpol kelas menengah berpeluang memilih mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk bisa menikmati kue kekuasaan hingga lima tahun ke depan.

"Ini seolah menjadi peluang emas bagi partai-partai menengah dan medioker untuk putar balik dari koalisi lama, dengan membelot pada kubu pemenang," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/2).

Khoirul Umam menuturkan, partai-partai kelas menengah cenderung tidak siap berhadap-hadapan dengan kekuasaan dan akan berisiko jika tidak ikut koalisi pemenang.


"Mereka juga tampaknya tidak siap untuk menanggung risiko dan konsekuensi ekonomi-politik dan stabilitas internal partainya, ketika mereka harus berpuasa dari kekuasaan," kata Khoirul.

Adapun masalah yang dihadapi partai politik dengan keputusan untuk bergabung dengan kekuasaan ini merupakan ujian riil terhadap konsistensi atau keistikamahan partai-partai politik itu terhadap gerakan perubahan dan narasi kritis yang mereka usung selama kampanye Pemilu 2024 lalu.

"Di mana, baik kubu 01 maupun kubu 03 sangat intens menyerang kubu 02 dan pemerintahan Jokowi sebagai kekuasaan yang merendahkan etika dan konstitusi, tidak memegang moralitas berdemokrasi, hingga dituding mirip dengan karakter kekuasaan yang otokratik," kata Khoirul.

Artinya, kata Khoirul, jika akhirnya parpol menengah itu memilih bergabung dengan kekuasaan, maka mereka sejatinya tengah menjilat ludah sendiri dan menipu rakyat.

"Rakyat bisa menuding, narasi kritis dan narasi perubahan yang selama ini mereka kampanyekan ternyata hanya gimik murahan. Sehingga wajar jika rakyat akan bertanya, siapa yang sesungguhnya tidak beretika?" tutup Khoirul.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya