Berita

Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena/RMOL

Politik

Sirekap Banyak Masalah, Timnas Amin Desak Penghitungan Manual

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja profesional.

Permintaan ini disampaikan Jurubicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena, menanggapi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU yang mengalami banyak persoalan.

"KPU sebagai penyelenggara harus bekerja pro aktif lagi, pastikan manajemen kepemiluan berjalan baik, bukan hanya meminta maaf," tegas Billy saat diwawancarai Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/2).


Timnas Amin mencium ada indikasi pelanggaran dalam bentuk penggelembungan suara dan rekayasa forensik di Sirekap yang berkaitan dengan algoritma tertentu, sehingga menguntungkan salah satu Paslon.

"Satu-satunya cara saat ini adalah penghitungan manual untuk mencegah polemik-polemik baru," tegasnya.

Timnas Amin meminta proses penghitungan suara dan legitimasi hasil Pemilu ditegakkan sesuai konstitusi.

"Kami menganggap segala kegaduhan tentang angka dan kalkulasi jangan mengubur semua proses konstitusi yang tidak benar selama pra Pemilu," tukasnya.

KPU RI sendiri telah mengakui, ada input data yang tidak sesuai pencatatan di formulir C1-Hasil. Untuk itu Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya