Berita

Kapal MT Pollux Denmark/Net

Dunia

Houthi Luncurkan Tiga Rudal ke Kapal Dagang Denmark

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan Houthi kembali menargetkan kapal-kapal komersil Barat. Baru-baru ini kapal dagang Denmark yang menjadi korbannya.

Menurut Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Houthi telah menembakkan empat rudal anti kapal di Laut Merah. Tiga di antaranya menyasar kapal dagang Denmark MT Pollux.

"Tiga dari empat rudal diluncurkan kepada kapal komersial MT Pollux, sebuah kapal berbendera Panama, milik Denmark, Kapal yang terdaftar di Panama," ungkap CENTCOM dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Sputnik Globe pada Senin (19/2).


CENTCOM tidak melaporkan adanya cedera atau kerusakan dari MT Pollux atau kapal lain di daerah tersebut.

Sebelum serangan di kapal Denmark, pasukan AS pada Jumat (16/2) telah melancarkan serangan pertahanan diri melawan satu rudal jelajah anti-kapal dan satu kapal permukaan tak berawak (USV) di perairan Yaman.

"CENTCOM mengidentifikasi rudal bergerak dan USV di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menetapkan bahwa itu merupakan ancaman bagi kapal Angkatan Laut AS dan kapal dagang di wilayah tersebut,” bunyi pernyataan itu.

Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah Laut Merah Yaman, berjanji menyerang kapal mana pun yang terkait dengan Israel, sebagai bentuk dukungan untuk warga Palestina yang ditindas di Jalur Gaza.

Sejumlah perusahaan pelayaran memutuskan untuk menghentikan sementara lalu lintas melalui Laut Merah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya