Berita

Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Komunikolog: Prabowo harus Berkenan Menemui Megawati

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 06:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai politik (parpol) pertama yang harus ditemui Prabowo Subianto setelah diumumkan resmi oleh KPU RI sebagai Capres terpilih adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Tujuannya, agar semua kebijakan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka nantinya tidak mengalami kendala di parlemen.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, parpol pertama yang harus ditemui Prabowo setelah pengumuman resmi KPU adalah parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.


"Maka Pak Prabowo seyogyanya harus atau berkenan menemui Ibu Megawati selaku Ketua Umum PDIP," kata Kang Tamil akrab disapa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/2).

Karena kata dosen di Universitas Dian Nusantara ini, bagaimanapun Prabowo membutuhkan dukungan di parlemen. Apalagi, suara PDIP di DPR RI sangat dominan.

"Jadi kita bicara untuk kepentingan bangsa dan tantangan bangsa ke depan, maka rekonsiliasi antar partai politik yang juga memiliki suara dominan di parlemen itu penting. Kenapa? Karena kalau tidak demikian, maka semua kebijakan-kebijakan yang akan diambil eksekutif itu akan menjadi terganjal nantinya di DPR," pungkas Kang Tamil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya