Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono memberi hormat kepada Prabowo Subianto, didampingi SBY/Ist

Politik

Temui SBY, Prabowo Berharap Demokrat Dukung Pemerintahannya

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 08:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat merupakan partai politik Koalisi Indonesia Maju pertama yang ditemui Calon Presiden Prabowo Subianto. Artinya, Prabowo berharap Demokrat benar-benar mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Dalam konteks ini Prabowo berharap Demokrat di bawah kepemimpinan AHY dan arahan SBY, all out membackup pemerintahannya, bukan musuh dalam selimut, yang menikam dari belakang sebagaimana Parpol anggota koalisi lainnya," kata dosen ilmu politik dan international studies Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/2).

Menurutnya, Prabowo tentu menghormati SBY sebagai senior, dan janji memberikan tempat strategis untuk Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.


"Sebagai kompensasi, tampaknya Prabowo akan memberikan posisi terhormat dan strategis kepada kader-kader terbaik Demokrat di pemerintahannya," katanya.

Kedatangan Prabowo menemui SBY juga konsolidasi awal jelang fase transisi pembentukan pemerintahan baru, yang seringkali turbulensinya dinamis.

"Terlebih Partai Gerindra yang langsung ada di bawah kepemimpinan Prabowo, praktis tidak mendapatkan coattail effect sama sekali dari Pilpres 2024 ini," katanya.

Kondisi itu justru menyulitkan Prabowo, lantaran adanya ketergantungan terhadap partai politik dalam menghadapi ancaman politik di dalam pemerintahan ke depan.

"Kondisi itu membuat Prabowo memiliki tingkat ketergantungan (political dependency) yang tinggi terhadap partai-partai penyokong, untuk memastikan stabilitas politik dan pemerintahan dari ancaman turbulensi yang tidak produktif," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya