Berita

Ketua DPC PDIP Purbalingga HR Bambang Irawan (tengah), Wakil Ketua Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), sekretaris Karseno dan jajaran caleg PDIP/Net

Nusantara

PDIP Purbalingga Klaim Raih Kemenangan Spektakuler

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Klaim kemenangan digaungkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purbalingga pad Pemilu 2024.

Melalui perhitungan suara internal, PDIP Purbalingga mengklaim meraih 16 kursi dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Purbalingga.

“Hasil penghitungan internal yang kami lakukan, PDIP Purbalingga mendapatkan 160.000 suara. Jika dihitung, kami akan memperoleh 16 kursi DPRD Purbalingga. Ini lonjakan yang spektakuler," kata Ketua DPC PDIP Purbalingga, HR Bambang Irawan dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (17/2).


Hasil tersebut terbilang melonjak jauh lantaran pada Pemilu 2019, PDIP Purbalingga hanya meraih 10 kursi di DPRD.

Dengan raihan itu berarti partai menyapu bersih tambahan lima kursi Pemilu 2029 DPRD Kabupaten Purbalingga. Diketahui, pada Pemilu 2024 ini, ada tambahan kursi menjadi 50 kursi, lebih besar dari Pemilu 2019 yang hanya 45 kursi DPRD Purbalingga.

“Kita mampu menambah enam kursi di Pemilu 2024. Ini luar biasa. Ini kemenangan spektakuler,” katanya.

16 kursi itu diperoleh dari masing-masing daerah pemilihan, yakni Dapil I meliputi Kecamatan Purbalingga, Kemangkon, dan Bukateja sebanyak dua kursi.

Dapil II meliputi kecamatan Bojongsari, Padamara, Kalimanah dan Kutasari sebanyak lima kursi. Lalu, Dapil III meliputi kecamatan Bobotsari, Mrebet, Karangreja dan Karangjambu sebanyak tiga kursi.

Selanjutnya, Dapil IV meliputi kecamatan Karanganyar, Rembang, Karangmoncol dan Karanganyar sebanyak empat kursi. Adapun, Dapil V meliputi kecamatan Kejobong, Pengadegan dan Kaligondang sebanyak dua kursi.

“Suara saya juga menjadi yang terbanyak untuk seluruh caleg DPRD kabupaten Purbalingga, yaitu menembus sekitar 16.000 suara,” kata Bambang Irawan merupakan caleg Dapil II tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya