Berita

Anggota Knesset sekaligus mantan Kepala Staf IDF, Benny Gantz/Net

Dunia

Okupasi Israel di Jalur Gaza akan Terus Berlanjut Hingga Bulan Ramadhan

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 11:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan militer Israel akan terus berlanjut dan diperpanjang bahkan di bulan suci Ramadhan.

Kabar itu diungkap oleh Seorang anggota parlemen Israel (Knesset) sekaligus mantan Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan IDF Benny Gantz, seperti dimuat Roya News pada Sabtu (17/2).

Dikatakan Gantz, IDF akan terus meningkatkan aktivitas militer di Jalur Gaza selama Ramadhan apabila tawanan Israel tidak kunjung dibebaskan.


"Para tawanan akan dikembalikan pada bulan Ramadhan atau IDF akan meningkatkan agresi," tegasnya.

Di lain pihak, Presiden AS Joe Biden dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta agar serangan di kota Rafah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan wajib menjamin keselamatan sipil.

Peringatan Biden hanya berupa imbauan dan tidak disertai dengan ancaman hukuman apapun untuk Israel yang sebentar lagi akan melancarkan serangan darat di wilayah padat pengungsi tersebut.

Serangan di kota Rafah akan menciptakan bencana kemanusiaan baru karena hour setengah penduduk Palestina yang kabur dari serangan Israel mengungsi di wilayah tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, agresi militer Israel sejak 7 Oktober telah menyebabkan 28.663 kematian warga Palestina dan 68.395 lainnya mengalami luka-luka.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya