Berita

Batu bara/Net

Bisnis

Batu Bara jadi Komoditas Ekspor Terbesar Aceh, Diikuti Kopi dan Rempah

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 02:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor barang asal Aceh pada Januari 2024 sebesar 33.891.829 Dolar AS. Ekspor asal Aceh paling besar ditujukan ke negara India yaitu senilai 18.853.377 Dolar AS dengan komoditas utama berupa batu bara.

"Nilai ekspor barang asal Tanah Rencong pada Januari 2024 kemarin mengalami penurunan sebesar 19,85 persen dibandingkan Desember 2023," ujar Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Jumat, (16/2).

Ahmadriswan menyebutkan, kelompok komoditas terbesar yang diekspor pada Januari 2024 berasal dari kelompok komoditas bahan bakar mineral yaitu berupa batu bara sebesar 18.381.244 Dolar AS.


"Kelompok komoditas kopi dan rempah menempati urutan kedua dengan nilai sebesar 9.419.774 Dolar AS, diikuti kelompok komoditas ikan olahan senilai 1.871.287 Dolar AS," jelasnya.

Ahmadriswan menambahkan, ekspor asal Provinsi Aceh selama Januari 2024 paling besar kedua ditujukan ke negara Amerika Serikat senilai 5.693.614 Dolar AS dengan komoditas utama berupa kopi, diikuti Jepang senilai 2.997.374 Dolar AS.

Selain itu, komoditas asal Aceh ini diekspor melalui pelabuhan di Provinsi Aceh Januari 2024 adalah sebesar 19.451.155 Dolar AS atau sebesar 57,39 persen. Sedangkan sisanya diekspor melalui pelabuhan provinsi lain senilai 14.440.674 Dolar AS atau sebesar 42,61 persen.

"Nilai ekspor di luar Aceh terbesar dilakukan melalui Sumatera Utara sebesar 14.426.866 Dolar AS," pungkas dia. 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya