Berita

Ketua Umum PGI, Pdt Gomar Gultom/Net

Politik

Pemilu 2024, Ketum PGI: Kita Semua Harus Hormati Hasilnya

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 21:54 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyerukan agar seluruh masyarakat Indonesia menghormati proses perhitungan suara pemilu 2024. Apa pun yang menjadi hasilnya, seluruh pihak agar menghormatinya.
?Demikian seruan yang disampaikan oleh Ketua PGI, Pdt Gomar Gultom pasca hari H pencoblosan Pemilu 2024.

“Rakyat sudah menentukan pilihan dan kita semua harus menghormati hasilnya. Saya berharap semua pihak siap menerima hasil dengan lapang dada,” kata pdt Gomar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2).

Gomar mengatakan, sejauh ini hasil resmi dari Pemilu 2024 masih belum diumumkan oleh KPU RI selaku penyelenggara resmi. Meski hasil dari quick count menyebutkan hasil akhir dari perolehan suara, namun ia meminta agar masyarakat tetap menunggu penghitungan manual oleh KPU. Selama proses itu berlangsung, masyarakat diharapkan dapat menghentikan berbagai asumsi dan narasi kampanye lalu yang dapat memicu perselisihan.

Gomar mengatakan, sejauh ini hasil resmi dari Pemilu 2024 masih belum diumumkan oleh KPU RI selaku penyelenggara resmi. Meski hasil dari quick count menyebutkan hasil akhir dari perolehan suara, namun ia meminta agar masyarakat tetap menunggu penghitungan manual oleh KPU. Selama proses itu berlangsung, masyarakat diharapkan dapat menghentikan berbagai asumsi dan narasi kampanye lalu yang dapat memicu perselisihan.

“Sudah saatnya kita kembali merajut persatuan dan persaudaraan, yang sempat terganggu akibat narasi-narasi kampanye lalu, demi Indonesia jaya,” sebutnya.

Gomar meyakini, hasil pemilu 2024 tidak dapat memuaskan seluruh pihak. Karena itu, ia pun meminta agar ketidakpuasan tersebut diselesaikan sesuai jalur konstitusi.

“Kalau ada ketidak-puasan dan merasa keberatan dengan hasil yang ada, hendaknya menempuh jalur yang tersedia disertai bukti dan data pendukung,” demikian Pdt Gomar Gultom.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya