Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Salip Jepang, Jerman Jadi Negara Terbesar ke-3 di Dunia

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 10:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi terbesar ke-3 di dunia berhasil diraih Jerman, yang menyalip Jepang, yang saat ini turun ke posisi ekonomi terbesar ke-4 di dunia.

Sementara, negara dengan ekonomi terbesar pertama masih tetap dipegang oleh Amerika Serikat (AS) dan kedua diisi oleh China.

Dikutip dari CNA, Jumat (16/2), turunnya perekonomian Jepang terjadi setelah Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,2 triliun dolar (setara Rp65,729 triliun) dilaporkan lebih rendah dibandingkan Jerman yang saat ini memiliki PDB sebesar 4,5 triliun dolar (atau setara Rp70,424 triliun).


Penurunan posisi Jepang ini juga terlihat dari depresiasi tajam yen terhadap dolar AS, yang merosot hampir seperlima pada 2022 dan sekitar tujuh persen pada 2023 lalu.

Sebagian hal tersebut disebabkan oleh upaya untuk meningkatkan harga di negeri sakura itu.

Bank of Japan diketahui tetap mempertahankan suku bunga negatif, tidak seperti bank sentral besar lainnya yang menaikkan biaya pinjaman untuk melawan melonjaknya inflasi.

Ekonom menyebutkan kondisi menyalipnya Jerman sedikit di luar dugaan karena perekonomian Jerman pada tahun lalu kontraksi 0,3 persen dan Jepang tumbuh 1,9 persen.

"Menyalipnya Jerman dalam ukuran dolar banyak disebabkan oleh jatuhnya yen baru-baru ini. PDB riil Jepang sebenarnya telah mengungguli PDB Jerman sejak 2019," kata ekonom Fitch Ratings Brian Coulton.

Negara dengan perekonomian terbesar di Eropa ini diketahui juga terhambat oleh kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) di zona euro, serta ketidakpastian anggaran dan kekurangan tenaga kerja terampil.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya