Berita

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang/Net

Nusantara

RSUD Karawang Siapkan Layanan Psikologi Caleg Depresi

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang menyiapkan pelayanan konsultasi bagi peserta kontestasi Pemilu 2024 yang mengalami depresi atau gangguan kejiwaan.

Humas RSUD Kabupaten Karawang, Abdullah Lutfi mengatakan, pihaknya akan memberikan layanan psikologis di Poli Klinik Jiwa, jika peserta pemilu, khususnya caleg mengalami gangguan kejiwaan.

"Kalau datangnya ke Poli Klinik Jiwa, maka akan dilayani dokter spesialis yang secara khusus menangani permasalahan gangguan kejiwaan. Tetapi kalau misalkan datang ke UGD dengan keadaan berontak atau histeris, biasanya kita langsung mereveralnya ke Rumah Sakit Jiwa di Bogor atau Bandung," kata Lutfi dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (16/2).


Sejauh ini, Lutfi menjelaskan, RSUD Karawang masih belum memiliki ruangan khusus yang tersedia untuk merawat pasien dengan gangguan kejiawaan kategori berat atau akut.

"Tapi kalau hanya untuk konsultasi psikologis saja, mungkin itu masih bisa ditangani oleh dokter spesialis maupun psikiatetr kami di Poli Klinik Jiwa yang ada di RSUD Kabupaten Karawang ini ya," kata Luthfi.

Meski begitu, kata Lutfi belum ada pasien dari caleg yang datang dengan gejala, mengalami depresi atau psikologisnya terganggu alias gangguan kejiwaan.

"Ya mungkin saja mereka (caleg yang kalah) sudah siap dengan segala risikonya saat pencalonannya itu gagal," kata Luthfi.





Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya