Berita

Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto menerima ucapan selamat dari sejumlah pemimpin negara sahabat/Ist

Politik

Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara Tetangga

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 02:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Beberapa pemimpin negara sahabat menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto. Mereka adalah Perdana Menteri Australia, Perdana Menteri Singapura, Perdana Menteri Malaysia, dan Presiden Sri Lanka.

"Pada pagi hari ini mendapat sambungan telfon berisi ucapan selamat atas hasil pemilu yang masih berlangsung dari beberapa pimpinan negara," tulis Prabowo dalam akun X, dikutip Jumat (16/2).

Pemimpin negara-negara sahabat yang pertama kali menyampaikan selamat kepada Prabowo adalah Perdana Menteri Australia, PM Anthony Albanese; Perdana Menteri Singapura, PM Lee Hsien Loong; Perdana Menteri Malaysia, PM Anwar Ibrahim, dan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe.


"Alhamdulillah, kita wajib bersyukur dan terus mengawal hasil resmi KPU," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Diketahui, sejumlah lembaga survei memastikan kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 versi quick count atau hitung cepat. Tidak hanya itu, dari laman pemilu2024.kpu.go.id, hasil real count Prabowo-Gibran pun unggul dari paslon lainnya.

Pasangan Prabowo-Gibran masih unggul diikuti paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi dua dan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD posisi tiga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya