Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22
Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07
Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41
Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41