Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
UPDATE
Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45
Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08
Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55
Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35
Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15
Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54
Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28