Berita

Ganjar Pranowo di di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/2)/RMOL

Politik

Ganjar: Suara PDIP Tinggi, Suara Saya Agak Anomali Ya

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 14:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN), Tim Pemenangan Daerah (TPD), parpol pengusung dan pendukung hingga relawan Ganjar-Mahfud, hingga kini masih terus menelusuri dugaan kecurangan pada Pemilu 2024.

Pasalnya, suara PDIP masih menempati posisi teratas, sementara pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD justru rendah.

“Hasil dari quick count perolehan PDIP saya kira masih tinggi ya, kalo gak salah masih nomor satu ya. Agak anomali dengan suara saya. Maka hari ini sedang diselidiki oleh kawan-kawan,” kata Ganjar kepada wartawan seusai menggelar pertemuan bersama Ketum Paprol pendukung hingga TPN Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/2).


Ganjar berharap, nantinya akan ketahuan penyebab anomali yang terjadi pada proses penghitungan suara hitung cepat atau Quick Count Pilpres 2024.

“Mudah-mudahan nanti ketemu apa faktornya sepertinya split tiketnya agak terlalu lebar,” ucap mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini.

Atas dasar itu, Ganjar menyatakan pihaknya bersepakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

“Kan quick count itu, real count-nya belum. Kita sudah sepakat kita akan menunggu keputusan KPU sesuai dengan apa yang disampaikan KPU sambil teman-teman bekerja,” pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya