Berita

Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) Indonesia menyambangi markas Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di kediaman Kertanegara IV, Jakarta Selatan/Ist

Politik

KNPS Siap Support Prabowo-Gibran Tekan Stunting

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 23:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) menyatakan siap mendukung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melakukan stunting.

Ketua Umum KNPS, David mengatakan, penanganan stunting secara serius akan memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen Prabowo dan Gibran terhadap penanganan stunting. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak Indonesia secara optimal demi mewujudkan generasi emas 2045," kata David dalam keterangannya, Rabu (14/2).


Menurut David, KNPS sebagai lembaga yang telah lama bergelut dalam upaya pencegahan stunting, menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra dalam menjalankan program-program pencegahan dan penanganan stunting yang efektif dalam pemerintahan selanjutnya.

Dalam upayanya meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, KNPS berharap kerjasama yang erat dengan pemerintah akan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah stunting.

Dengan sinergi antara Prabowo-Gibran dan KNPS, diharapkan dapat diciptakan solusi holistik yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan dan pembangunan anak-anak Indonesia.

Sebelumnya KNPS sudah memberikan rekomendasi road map pencegahan stunting pada Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran yang berisi poin-poin penting tentang rencana pencegahan stunting hingga 2045.

“Kami berharap rekomendasi yang kami berikan dapat menjadi tambahan bahan kajian pencegahan stunting nasional untuk Prabowo-Gibran," tutup David.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya