Berita

Pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, untuk sementara unggul telak berdasarkan hitung cepat hingga Rabu sores (14/2)/Istimewa

Politik

Prabowo-Gibran Unggul Telak di Banyak Quick Count

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses quick count yang dilakukan sejumlah lembaga terhadap hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah mencapai lebih dari 50 persen sampel. Sejauh ini, pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul jauh dari 2 pasangan lainnya.

Seperti hasil quick count yang dilakukan Litbang Kompas hingga pukul 16.15 WIB, paslon Prabowo-Gibran telah meraih 59,33 persen. Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) meraih 24,77 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16,47 persen. Sampel suara yang masuk mencapai 65,75 persen.

Lalu quick count Poltracking mencatat pasangan Amin meraih 23,39 persen dan Ganjar-Mahfud 16,93 persen. Sementara Prabowo-Gibran unggul jauh dengan 59,69 persen. Total suara yang masuk mencapai 65,67 persen.


Begitu pula dengan hasil hitung cepat Charta Politika yang mencatatkan Prabowo-Gibran unggul dengan 57, 49 persen. Sedangkan pasangan Amin kebagian 25,95 persen, diikuti Ganjar-Mahfud dengan 16,95 persen. Jumlah suara yang masuk di hitung cepat Charta Politika mencapai 65,55 persen.

Hasil tak jauh beda didapat Politika Research & Consulting (PRC). Di mana paslon nomor urut 2 meraih 59,55 persen suara, Amin 23,32  persen, dan Ganjar-Mahfud 17,06. Untuk suara yang sudah masuk mencapai 64,92 persen.

Namun demikian data quick count ini bukan hasil resmi Pemilu 2024, hanya sebagai analisis dan informasi sementara .

Hasil resmi Pemilu 2024 akan diketahui lewat rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU dari 15 Februari hingga 20 Maret 2024 mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya