Berita

Jurubicara TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro/RMOL

Politik

TPN Ganjar-Mahfud Ajak Rakyat Kawal Ketat Suara di TPS

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 14:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawal penghitungan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Indonesia. Mengawal suara ini sangat penting untuk keberlangsungan demokrasi pada Pemilu 2024.

"Jadi saat ini semua siaga dan bergerak menjaga suara. Juga menguatkan spiritualitas dengan keyakinan dan tekad penuh. Kami menggalang gotong royong rakyat," ucap Jurubicara TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro, kepada wartawan, Rabu (14/2).

Seno mengatakan, seluruh partai politik pendukung pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, telah menyiapkan saksi dan relawan untuk menjaga TPS. Menurutnya, PDIP telah menyiapkan 1,6 juta saksi untuk menjaga suara di TPS.


"Belum lagi gotong royong para simpatisan, relawan, dan berbagai elemen pendukung," imbuhnya.

Lebih lanjut, Seno menyebut pihaknya sudah melihat antusiasme kemenangan Ganjar-Mahfud yang sangat tinggi di luar negeri. Seno menyebut pemilu di luar negeri adalah cerminan pemilu yang adil, rasional, bebas dari intimidasi, tekanan, dan money politic.

"Jadi pemilu adalah hak rakyat seratus persen, yang bisa menentukan adalah rakyat. Kalau ada yang mau coba-coba memanipulasi, mari Bung rebut kembali," tegasnya.

Seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih sudah menyalurkan suara mereka pada hari ini. Termasuk para pasangan capres-cawapres peserta Pemilu 2024. Pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, memilih di Jakarta.

Capres nomor 2 Prabowo Subianto menggunakan hak suaranya di Hambalang, Jawa Barat. Sementara cawapresnya Gibran Rakabuming memilih di Kota Solo, Jawa Tengah.

Sedangkan capres nomor 3 Ganjar Pranowo memilih di Semarang, Jawa Tengah, dan Mahfud MD di Yogyakarta.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya