Berita

Pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK), terutama di jalan-jalan protokol Jakarta/Ist

Nusantara

Satpol PP Klaim Jakarta Bersih Baliho Caleg-Capres

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 03:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh wilayah Jakarta diklaim sudah bersih dari Alat Peraga Kampanye (APK), terutama di jalan-jalan protokol ibu kota.

"Sudah bersih, sudah. Aku sudah keliling semua se-Jakarta. Kemarin seharian penuh saya keliling, sudah bersih," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin dikutip Rabu (14/2).

Arifin mengatakan, hingga saat ini, pihaknya terus berupaya menurunkan APK di wilayah pemukiman yang belum terjangkau petugas. Arifin pun mempersilakan parpol yang mau mengambil APK miliknya ke kantor Satpol PP.


"Kalau bendera parpol kita amankan, kalau dari parpol mau mengambil silahkan. Itu kan sudah tidak digunakan lagi. Kalau mau diambil juga, silahkan," kata Arifin.

Hingga saat ini, lanjut Arifin, Satpol PP DKI Jakarta telah menurunkan lebih dari 300 ribu lebih APK di Jakarta. Namun, pihaknya masih terus menyisir berbagai wilayah terutama di permukiman, kawasan perumahan untuk menurunkan APK.

"Kendalanya karena pakai kawat ya, berkali kali itu memang tidak mudah untuk menurunkan. Jadi mesti memakai alat untuk melepaskan bambu bambu," kata Arifin

"Kedua kan di tempat tinggi-tinggi tuh, kan tidak bisa juga dipanjat. Harus pakai skylift yang ada belalainya, digunakan seperti itu. Belum lagi baliho yang dipasang di pohon tinggi terus dipantek paku dsb. Itulah seninya menurunkan, alhamdulillah sudah," sambungnya.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya