Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

Sebelum Ibu Rumah Tangga Berteriak, Pemerintah harus Tangani Kelangkaan Beras

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 17:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta segera menangani kelangkaan pangan di pasaran terutama beras jenis premium agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurut anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan, pemerintah diminta segera menangani masalah pangan dan jangan sampai para ibu rumah tangga berteriak lantaran sulit mendapatkan beras premium.

“Segera lakukan perbaikan agar rawan pangan tidak melanda masyarakat, sekarang banyak ibu rumah tangga sudah berteriak, bila para istri sudah teriak itu tandanya sudah bahaya,” ucap Daniel Johan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/2).


Beras jenis premium langka di pasaran. Meskipun ada, harga ecerannya cukup tinggi di pasar komersil.

Secara terpisah, Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin menuturkan bahwa stok di Bulog memiliki 800 ribu ton.

"Saya kira beras itu menurut yang saya tau, di Bulog ada 800 ribu ton. Kemudian yang sedang dalam perjalanan, sedang dalam perjalanan mungkin beberapa impor masuk 400 ribu ton," kata Ma'ruf Amin di acara MUI, Selasa (13/2).

"Jadi kira-kira stok kita sebentar lagi mencapai 1,2 juta ton," imbuhnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya