Berita

Salah satu baliho caleg berbayar di depan Alun-alun Karanganyar dicopot tim Bawaslu/RMOLJateng

Nusantara

Bawaslu Karanganyar Gunakan Crane Copot APK Raksasa

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 12:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Alat peraga kampanye (APK) berukuran besar dari para peserta Pemilu 2024 membuat Bawaslu Karanganyar bekerja lebih keras. Bahkan pihak Bawaslu harus menggunakan alat bantu crane untuk menurunkan APK berukuran besar yang dipasang di sejumlah titik di wilayah Karanganyar, Senin (12/2).

"Sebelum hari H pencoblosan harus sudah harus steril dari APK," jelas Ketua Bawaslu Karanganyar Nuning Ritwanita Priliastuti, diwartakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (13/2).

Pencopotan itu juga diberlakukan terhadap APK yang dipasang di titik reklame berbayar, yang biasanya berlokasi di jalan utama ataupun tempat strategis lainnya.


"Karena sudah memasuki masa tenang dan masa kampanye berakhir ya harus dicopot," imbuhnya.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Karanganyar, Ikhsan Nur Isfiyanto menambahkan, pada hari pertama masa tenang ada 70 ribu APK yang dicopot. Baik yang berbayar maupun tidak.

Untuk melakukan pencopotan APK pihaknya melibatkan 80 orang dari tim Bawaslu Kabupaten Karanganyar, 51 Panwaslu Kecamatan, 117 pengawas desa/kelurahan, dan 3.200 pengawas TPS.

"Juga dibantu Kasi Trantib di seluruh Kecamatan di Kabupaten Karanganyar," tuturnya.

Sedangkan untuk pencopotan APK di tempat berbayar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Satu Pintu (DPMSP) Kabupaten Karanganyar, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, juga pihak vendor.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya