Berita

Connie Rahakundini Bakrie/Net

Politik

Pernyataan Connie Bakrie Bikin Masyarakat Antipati Terhadap Akademisi

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 10:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Connie Rahakundini Bakrie soal Prabowo Subianto hanya akan menjabat dua tahun sebagai presiden dianggap merusak reputasi para akademisi karena seorang akademisi menyumbang hal-hal yang negatif di ruang publik.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, Connie tidak beretika ketika mengumbar hal-hal yang bersifat private ketika memang benar bertemu dan berbincang dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani.

"Terkait dengan Rosan Roeslani, saya kira yang namanya tim sukses, itu kan tentu menerima siapa saja yang mau bergabung, tentu menerima siapa saja pihak yang mau mendukung," ujar Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/2).


"Yang tentu tidak elok dan tidak beretika, ketika hal-hal di ruang private itu diumbar ke publik, seperti apa yang dilakukan oleh Connie itu," imbuhnya.

Apalagi kata Kang Tamil, terdapat perbedaan pernyataan yang disampaikan oleh Connie. Di mana kata Kang Tamil, Connie mengaku diminta untuk bergabung. Namun ada bantahan bahwa sebenarnya Connie yang meminta jabatan wakil menteri.

"Artinya apa? Artinya apapun fakta yang sebenarnya terjadi, tapi reputasi seorang Connie sebagai akademisi itu tercoreng atau tercemar," terang Kang Tamil.

Bukan hanya bagi diri Connie kata dosen Universitas Dian Nusantara ini, pernyataan Connie tersebut juga membuat pandangan buruk masyarakat kepada seluruh orang-orang yang terjun di ruang publik sebagai akademisi.

"Jadi bukannya menyumbang hal-hal positif di ruang publik, justru Connie ini menyumbang hal-hal negatif yang membuat masyarakat semakin antipati," tutur Kang Tamil.

Akibatnya kata Kang Tamil, kepercayaan masyarakat terhadap akademisi yang dinilai sebagai pihak yang netral juga akan ikut luntur atau ternodai.

"Jadi saya pribadi sangat menyayangkan. Alangkah elegannya jika Connie ini berbicara langsung menyatakan saya pendukung nomor sekian, saya menyatakan apa yang disampaikan oleh paslon ini tidak baik, itu lebih gentle saya kira," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya