Berita

Pendistribusian logistik pemilu 2024 di daerah terpencil Pesisir Barat, Minggu (11/2)/Dok Polres Pesisir Barat

Nusantara

Dikawal Ketat, Distribusi Logistik Pemilu di Pesisir Barat Gunakan Gerobak Sapi

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ada hal unik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung dalam melakukan distribusi logistik ke kecamatan-kecamatan terpelosok sejak Minggu (11/2).

Di Kabupaten Pesisir Barat, proses distribusi logistik Pemilu 2024 dibantu gerobak sapi untuk menjangkau daerah terpencil.

Gerobak tersebut ditarik oleh beberapa sapi dan dikawal gembala, petugas KPU, polisi dan TNI. Gerobak-gerobak sapi ini melintasi kawasan pantai, bahkan masuk ke area perairan yang dangkal bahkan jalanan berlumpur.


Daerah terpencil tersebut meliputi 4 pekon di Kecamatan Bengkunat yakni Pekon Bandar Dalam, Pekon Way Haru, Pekon Way Tias dan Pekon Siring Gading.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra mengatakan, mereka harus berjalan kaki lebih dari 20 kilometer dengan berjalan kali untuk bisa sampai ke 4 pekon tersebut.

"Pendistribusian menggunakan gerobak sapi untuk membawa logistik pemilu karena memang jalur yang dilalui tidak memungkin kan untuk menggunakan sarana lainnya," kata Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (12/2).

Alsyahendra menambahkan sebanyak puluhan personil yang dilibatkan dalam pengamanan dan pengawalan pendistribusian logistik dari PPK Bengkunat menuju daerah terpencil tersebut.

"Polres Pesisir Barat menerjunkan 35 personel dan Kodim 0422/LB sebanyak 15 personel, untuk memastikan keamanan dan kelancaran pendistribusian logistik pemilu," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lampung, Imam Bukhori mengatakan, sementara ini, baru di daerah Pesisir Barat yang memerlukan bantuan gerobak sapi di Lampung.

"Untuk sementara laporan yang masuk terkait soal itu di wilayah Way Haru, Pesisir Barat," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya