Berita

Anies Baswedan di kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Senin (12/2)/RMOL

Politik

Soroti Film Dirty Vote, Anies: Rakyat Inginkan Transparansi dan Kejujuran Pemilu

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Film dokumenter Dirty Vote yang mengulas dugaan kecurangan termasuk nepotisme dalam Pemilu 2024 ditanggapi Capres Anies Baswedan.

Menurut Anies, film ini membuka mata adanya rencana jahat kecurangan Pemilu. Jika sudah begini, Anies meminta pihak yang disinggung dalam film untuk menghentikan upaya kecurangan.

"Ini akan merusak pemilu kita dan membuat hasil menjadi cacat ketika (kecurangan) itu dilaksanakan," kata Anies di kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Senin (12/2).


"Maka itu, jangan dilakukan, jangan lakukan kecurangan. Hentikan, mumpung (Pemilu) masih ada dua hari," sambung Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengungkap dampak buruk yang bisa terjadi jika kecurangan pemilu terus dilakukan. Masyarakat bisa menjadi marah dan tak percaya lagi pada ketatanegaraan saat ini.

"Marah penonton. Penonton marah. Hati-hati dengan rakyat yang dimanipulasi, sementara mereka menginginkan adanya transparansi, adanya kejujuran," tegas Anies.

Kasus-kasus kecurangan Pemilu dan nepotisme dalam film ini ditanggapi tiga ahli hukum tata negara yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari. Fakta-fakta ini dibeberkan lewat dokumen foto, video, maupun potongan berita.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya