Berita

Raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X/Rep

Politik

HB X: Humanisasi Tercapai jika Pemimpin Meresapi Tri Satya Brata

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

. Humanisasi atau memanusiakan manusia hingga menciptakan tingkat dan suasana kehidupan masyarakat yang bermartabat dan mandiri, dapat tercapai bila para pemimpin dan rakyat sudah meresapi makna Tri Satya Brata.

Begitu disampaikan Raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam program GagasRI di kanal YouTube Kompas TV berjudul "Sri Sultan Hamengku Buwono X Bicara Prinsip Utama Kepemimpinan".

Sri Sultan mengatakan, strategi kebudayaan bukanlah strategi yang hanya bisa tumbuh ketika negara telah mengalami pertumbuhan yang baik. Seluruh strategi kebudayaan yang genuin ditumbuhkan ketika negara mengalami dinamika ekonomi dan sosial, serta mengalami percepatan perubahan politik, seperti halnya Indonesia sekarang ini.


"Mengingat di balik strategi kebudayaan ini terdapat cita-cita, juga panduan nilai berbangsa, daya pikir, dan metode pemecahan masalah. Dengan segala prioritas yang memerlukan kepekaan pemimpin akan sense of crisis dan sense of urgency," katanya, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/2).

Menurut Sri Sultan, misi humanisasi atau memanusiakan manusia dan menciptakan tingkat serta suasana kehidupan masyarakat yang bermartabat dan mandiri dalam konteks demokrasi, dapat tercapai bila para pemimpin dan rakyat sudah meresapi makna Tri Satya Brata.

"Hal itu dapat diindikasikan dari nilai rahayuning bawana kapurba waskitaning manungsa," tambah Sri Sultan.

Artinya, bahwasanya harmoni demokrasi terjadi secara alamiah, dengan tidak terkotak-kotaknya masyarakat hanya karena berbeda calon dan aspirasi.

"Apalagi hujat menghujat dan bermusuhan, karena berada di pihak yang berbeda kubu dan partai," pungkas Sri Sultan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya