Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

CUAN Berencana Caplok PTRO, Bakal Terjerat Utang hingga 1.739 Persen

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), akan menanggung utang yang cukup besar bila mengakuisisi PT Petrosea Tbk (PTRO).

Dikutip dari Keterbukaan Informasi, Senin (12/2), manajemen CUAN mengatakan, dengan pengambilalihan itu, maka aset perseroan akan naik 496 persen atau menyentuh Rp6,182 triliun dari nilai per 30 September 2023 yang tercatat sebesar Rp1,342 triliun.

Namun, kewajiban CUAN usai mencaplok PTRO akan melambung 1.739 persen menjadi Rp8,921 triliun. Sebab, utang usaha jangka pendek tercatat senilai Rp2,054 triliun dan pinjaman jangka panjang kepada pihak ketiga PTRO sebesar Rp2,41 triliun.


Kewajiban itu akan semakin membengkak dalam laporan keuangan tahunan 2023 karena pada tanggal 14 Desember 2023 ada pinjaman Rp3,506 triliun dari sindikasi perbankan untuk mengakuisisi tambang lain, yakni PT Multi Tambangjaya Utama, PT Borneo Bangun Banua Bestari, dan PT Borneo Bangun Banua.

Sedangkan laba bersih setelah terkonsolidasi dengan PTRO naik 167 persen menjadi Rp468,71 miliar per 30 September 2023.

Lebih lanjut manajemen CUAN mengungkapkan, sumber dana guna menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) PTRO berasal dari pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia  Tbk (BBNI).

“Pinjaman yang diperoleh Perseroan (CUAN) selanjutnya akan disetorkan kepada KJP sebagai bentuk peningkatan modal,” tulis manajemen CUAN.

Selanjutnya, dana itu akan dibelanjakan sebanyak 342.925.700 lembar saham atau 34 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam PTRO dengan harga pembelian Rp940 miliar.

Rencana akuisisi akan berjalan bila para pemegang saham CUAN menyetujuinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan berlangsung hari ini, Senin (12/2).

CUAN juga mengetahui, PTRO mempunyai tambang batu bara melalui anak usahanya, PT Cristian Eka Pratama dan PT Kemilau Mulia Sakti.

Dalam Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) tahun 2024, kedua anak usaha PTRO itu akan menghasilkan 1,198 juta ton batu bara. Tapi produksi tahun 2025 dan 2026 akan menyusut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya