Berita

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko bersama personel BKO PAM TPS Pemilu 2024/Ist

Presisi

PAM TPS Diingatkan Tak Memihak

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 06:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko mengingatkan personel yang ditugaskan untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) agar menjalankan tugasnya secara profesional dan tetap menjaga netralitas. Hal itu dilakukan agar Pemilu 2024 berjalan aman.

"Jalankan tugas secara profesional dan jaga netralitas sebagai petugas pengamanan serta tidak memihak kepada siapapun," kata Achmad Kartiko, saat memimpin apel pergeseran pasukan (Serpas) BKO pengamanan TPS di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Minggu (11/2).

Kartiko mengatakan, dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024, Polri sebagai aparat yang diberi kepercayaan oleh undang-undang untuk mengamankan setiap rangkaian pemilu. Untuk itu mereka harus bisa memberikan jaminan agar pesta demokrasi berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia (luber), serta jujur dan adil.


"Tugas yang akan kita emban ini bukanlah tugas yang ringan. Pengamanan pemungutan suara adalah amanah yang harus kita laksanakan dengan penuh dedikasi, kehormatan, dan profesionalisme," kata Kartiko.

Menurut Kartiko, Polri adalah garda terdepan dalam memastikan proses demokrasi dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan damai. Kehadiran polisi sangat diperlukan dalam menjaga kondusifitas kamtibmas menjelang pelaksanaan pemilu.

"Selain itu kejadian Polisi untuk menetralisir situasi, agar tidak berkembang dan mengganggu keamanan, sehingga situasi tetap kondusif dan terkendali," ujar Kartiko.

Tercatat sebanyak 1.423 personel yang diserpas ke-12 polres jajaran itu dalam rangka Operasi Mantap Brata (OMB) Seulawah 2023-2024 dan bertugas membackup pengamanan TPS. Pihaknya juga memastikan kesiapan pengamanan, termasuk administrasi, anggaran, personel, cara bertindak, dan dukungan sarpras mulai 11-15Februari 2024.

"Kita tekankan agar setiap personel senantiasa meningkatkan ketakwaan dan keimanan serta selalu menjaga kesehatan saat bertugas," ujarnya.

Selain itu, kata Kartiko, personel juga harus menghindari sikap arogansi dan selalu humanis, serta menjaga sinergisitas dan soliditas dengan TNI, penyelenggara pemilu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan instansi terkait lainnya. Dia juga mengingatkan agar personel selalu waspada dan siaga pada saat bertugas.

Personel pengamanan juga diminta memperhatikan faktor keselamatan masing-masing, melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab. Kemudian melaporkan setiap perkembangan secara berjenjang.

"Terima kasih kepada seluruh personel, karena sampai saat ini tidak ada kendala terkait situasi kamtibmas," tutup Kartiko dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya