Berita

Pemberangkatan personel Polda Jatim ke daerah rawan pada hari pencoblosan/RMOLJatim

Presisi

Belajar dari Pemilu 2019, Polda Jatim Siagakan 1.013 Personel di Daerah Rawan

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 19:40 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Polda Jawa Timur memberangkatkan 1.013 personel untuk disiagakan di titik-titik rawan pada hari H pencoblosan.

Menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, langkah yang dilakukan tak lain untuk mempertebal pengamanan Pemilu di daerah yang potensi rawan rusuh saat tahapan pemungutan hingga penghitungan suara.

"Personel ditempatkan di TPS TPS yang butuh penebalan. Mudah-mudahan tiga hari ke depan semua terkonsolidasi dengan baik, dan pengamanan TPS bersama TNI dan Linmas sudah siap pada 14 Februari, semoga berjalan lancar," kata Imam, di Mapolda Jatim, Minggu (11/2).


Wilayah yang dianggap rawan, kata dia, di antaranya Banyuwangi, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep dan Blitar. Pemetaan disesuaikan survei indeks kerawanan yang dilakukan internal Polri.

Dari empat wilayah itu, kata Imam, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, mayoritas TPS rawan berada di Madura. Sehingga ada pola pengamanan khusus yang dilakukan aparat.

"Kita belajar dari 2019. Dulu di Madura ada kotak suara hilang, diadakan PSU lagi, kemudian bentrokan pendukung fanatik Paslon Capres-Cawapres, sampai berdampak pada pembakaran Polsek di Sampang," katanya.

Tak hanya soal pengamanan, mantan Kapolda Kaltim itu juga mengatakan, aparat akan membantu menggugah para pemilik suara, khususnya generasi milenial, agar menggunakan hak suaranya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya