Berita

Pendistribusian logistik pemilu 2024 dari gudang KPU Bandar Lampung ke PPK, Sabtu (10/2)/istimewa

Politik

Dikawal Kepolisian, KPU Bandar Lampung Distribusikan Logistik Pemilu 2024 ke PPK

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 05:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung memulai distribusi logistik Pemilu 2024 dari gudang di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tersebar di 20 Kecamatan, Sabtu (10/2).

Proses pendistribusian logistik Pemilu 2024 ini berlangsung selama 2 hari, yaitu Sabtu (10/2) dan Minggu (11/2).

Pergeseran logistik ini dilepas langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan dihadiri Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, Ketua KPU Kota Bandar Lampung Deddy Triadi, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Apriliwanda, Kapolresta Kombes Abdul Waras, Dandim 0410, dan Forkopimda Kota Bandar Lampung.


Deddy Triadi menjelaskan, logistik yang didistribusikan ke tingkat PPK berupa surat suara dan bilik suara serta perlengkapan di TPS.

"Harapannya, semua stakeholder bersinergi memastikan logistik pemilu dalam keadaan aman sampai ke tingkat kecamatan" kata Deddy, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (10/2).

Sementara itu, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta aparatur keamanan, yaitu Polresta Bandar Lampung dan Kodim 0410 Kota Bandar Lampung, terus memberikan pengamanan logistik Pemilu 2024. Baik yang saat ini berada di gudang tingkat Kecamatan maupun pergeseran ke tingkat TPS nantinya.

Merespons permintaan ini, Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati menuturkan, logistik Pemilu yang telah tiba di setiap PPK, akan mendapatkan pengamanan selama 24 Jam penuh oleh petugas Kepolisian. Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan keamanan dan kelancaran distribusi logistik sampai ke tingkat PPK hingga TPS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya