Berita

Situasi Jakarta International Stadium (JIS) saat menjadi lokasi kampanye akbar Anies-Muhaimin, Sabtu (10/2)/RMOL

Politik

KAMPANYE AKBAR

Anies Bangga Pendukung Tumpah Ruah Meski Dijegal

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jakarta International Stadium (JIS) dipenuhi lautan massa pendukung Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Mereka berkumpul untuk mengikuti kampanye akbar pasangan berjuluk Amin yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Capres Anies Baswedan pun mengaku sangat terharu dengan semangat dan kehadiran para pendukung ini.


Padahal sebelumnya, mereka mengalami pembatalan pemesanan bus secara mendadak untuk menghadiri kampanye akbar di JIS. Diduga, ada pihak tertentu yang melakukan intervensi dan sabotase.

"Kabar-kabar penjegalan ada banyak, tapi itu soal alat angkutan. Hati dan raga tidak perlu alat untuk sampai di sini. Hati dan raga bisa jalan sendiri," ungkap Anies di JIS, Sabtu (10/2).

Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu bangga, para pendukungnya datang secara sukarela dan bukan berasal dari massa bayaran. Maka tidak heran mereka tetap berusaha datang meskipun harus berjalan kaki.

"Tidak ada bus, cari kendaraan biasa. Tidak ada kendaraan biasa, cari motor, tidak ada motor, cari sepeda, tidak ada sepeda jalan kaki. Ketika kemauan sudah menggelora amat kuat, maka tidak ada yang bisa menghentikan dengan fasilitas," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya