Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Harga Jual Kembali Rendah, Hertz Hentikan Rencana Pembelian Ribuan Mobil Listrik Polestar

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan rental mobil Hertz menghentikan rencana untuk membeli puluhan ribu mobil bertenaga baterai dari Polestar tahun ini, menyusul jatuhnya nilai jual kembali kendaraan listrik.

Pada 2022, Hertz setuju untuk membeli 65.000 mobil Polestar selama lima tahun dalam kesepakatan yang kemungkinan bernilai 3 miliar dolar AS sebagai bagian dari ambisinya agar kendaraan listrik memenuhi seperempat armada sewaannya pada akhir tahun 2024. Hertz juga mencapai kesepakatan untuk membeli 100.000 mobil  mobil Tesla.

Namun, akhir tahun lalu, menyusul jatuhnya nilai jual kembali kendaraan listrik dan menyebutkan biaya perbaikan yang lebih tinggi dari perkiraan, Hertz mengatakan akan menjual beberapa mobil Tesla yang dibelinya dan tidak akan memenuhi target 25 persen kendaraan listrik.  


Saat itu, Hertz tidak mengomentari keadaan hubungannya dengan Polestar.

Kepala eksekutif Polestar Thomas Ingenlath mengatakan kepada Financial Times bahwa dia telah dihubungi oleh kepala eksekutif Hertz Stephen Scherr musim gugur lalu untuk menanyakan apakah dia dapat menghentikan perjanjian mereka untuk membeli sejumlah kendaraan listrik sepanjang tahun 2024.

Beberapa grup persewaan mobil menjalankan model “pembelian kembali”, di mana pabrikan setuju untuk membeli kembali kendaraan tersebut dengan harga tertentu.  Namun, Hertz sebagian besar mengoperasikan model “berisiko” di mana ia memiliki kendaraan secara langsung, sehingga memperlihatkannya jika kendaraan yang dimilikinya terdepresiasi secara signifikan.

"Polestar setuju untuk mengesampingkan persyaratan Hertz untuk membeli sejumlah mobil yang dialokasikan tahun ini, sebagai imbalan bagi kelompok penyewaan tersebut setuju untuk tidak menjual kendaraan Polestar mereka saat ini lebih awal atau terlalu murah," kata Ingenlath, dikutip dari Financial Times, Sabtu (10/2).

Kesepakatan Hertz pada tahun 2022 dipandang sebagai tanda bahwa kendaraan listrik berada di titik puncak daya tarik arus utama, sesuatu yang menambah bobot kritik terbaru kelompok persewaan terhadap kendaraan tersebut.  

Grup tersebut mengajukan kebangkrutan pada tahun 2020 setelah jatuhnya nilai armadanya dan ketika semua perjalanan dihentikan pada bulan-bulan awal pandemi.

Pertumbuhan penjualan kendaraan listrik telah melambat di seluruh dunia, karena konsumen pasar massal menunjukkan lebih banyak skeptisisme terhadap teknologi dan harga yang lebih tinggi dari perkiraan.

Perlambatan ini telah menyebabkan produsen mobil menunda rencana investasinya, dan Renault menghentikan pencatatan unit kendaraan listriknya di pasar saham, sebagian karena lemahnya permintaan.

Polestar tahun lalu menjual sekitar 54.000 mobil di seluruh dunia, meskipun masih mengalami kerugian besar.

Pekan lalu, Volvo Cars mengatakan akan menjual 48 persen sahamnya di Polestar kepada Geely, dan tidak akan menyuntikkan dana lagi ke merek tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya